Sunday, March 5, 2023

5 Tips Mudah Belajar Bahasa Inggris

 Hai Moms 

Sulit mengajari anak berbahasa Inggris? Tidak percaya diri mengajarkan bahasa Inggris pada mereka? Atau bingung memulainya dari mana? 

Yuks ikuti tulisan saya di bawah ini. 

Sebagai praktisi dan juga ibu dari tiga anak penyuka bahasa asing, saya akan membagikan untuk anda. 

Ada 5 tips mudah yang praktis dan efektif untuk dilakukan. 

1. Ajak anak menyanyi dalam bahasa Inggris. 

Pilih lagu yang familiar di telinga mereka. Nah, ini yang saya praktikkan pada anak-anak maupun murid saya. 

Saya nyanyikan lagu Lihat Kebunku lalu mereka menirukan. Setelah itu saya kenalkan versi bahasa Inggrisnya lalu mereka menirukan berdasar teks yang sudah saya siapkan. 

Pada awalnya agak berlepotan pronunciationnya. Tapi pada nyanyian ke lima dan enam, mereka segera fasih. 

Tanpa menyebut artinya, mereka segera paham. 

Berikut hasil sederhana lagu gubahan saya.

Lihat Kebunku - Look at My Garden 

Look at my Garden 

Is full with flowers 

There is white colour 

And there is red colour 

Everyday, I give them some water 

The rose 

And the Jasmine

All are beautiful 

----

Mudah kan? 


2. Bacakan Buku Cerita Berbahasa Inggris

Temukan kisah pendek berbahasa Inggris di internet, lalu bacakan. Pada fase ini, anak anak akan melatih pendengaran "listening skill" mereka. 

Pancing anak anda untuk menceritakan kembali maksud yang tersirat dalam cerita tersebut. Pada fase ini anak anda secara tidak langsung belajar memahami. Abaikan kesalahan dalam penceritaan terkait detil cerita. Selama mereka bisa membuat satu kalimat kesimpulan, artinya mereka sudah bisa. 

3. Memutar video berbahasa Inggris 

Pilih konten YouTube yang baik untuk ditonton lalu cobalah memutarnya tanpa terjemahan. Biarkan anak anda menonton dengan subtitle bahasa Inggris. 

Fase ini akan melatih anak memahami bahasa Inggris berdasarkan isi video dan teks bahasa Inggrisnya. Reading skill dan listening skill ada di fase ini. 

4. Bantu Anak Menghapal Kosa Kata 

Cara yang biasa saya terapkan adalah meminta para pembelajar untuk menempelkan di mana saja kosa kata baru yang ingin dihapalkan.

Jika anak anda masih sangat baru dalam belajar bahasa Inggris, tuliskan kosa kata baru tersebut di secarik kertas lalu tempelkan di benda atau barang yang dimaksud berikut pengucapannya. Dimulai dari benda yang ada di sekitar kita, 

Contoh:  Door, Window, Bed, Cupboard, Bicycle, Restroom dlsb. 

5. Praktek Bicara Dengan Anggota Keluarga

Ciptakan komunikasi lewat Total Physical Respon. Perbanyak kalimat perintah dalam bahasa Inggris di dalam rumah atau saat suasana santai. 

Contoh 

"Dear, please open the window!" 

"Could you please to close the door!'

"Close the door please" 

"Where is your sister?"

"Take your book, please!" 

Kalimat perintah ini harus sering dipraktekkan sehingga anak-anak terbiasa. Mudah kan?

Ikuti tips belajar bahasa Inggris berikutnya Mom, bersama ESC 

.


Keterangan foto: 

Kunjungan study tour Magister Bahasa Inggris UMM ke Malaysia Twin Tower Kuala Lumpur 










Mengalihkan Fokus Generasi Tik Tok Melalui Ajang Olahraga

 Sudah lazim terdengar jika anak muda sekarang sangat familiar dengan media sosial Tik Tok. Mereka tidak hanya dengan cepat beradaptasi dengan perubahan zaman, tetapi mereka juga sangat cepat menyerap apa yang sedang Viral di Tik Tok. Kemudian menirukannya dalam sebuah adegan video dengan sedikit modifikasi dan Taraaaa, video pun viral. 

Namun, tidak semua anak muda senang memviralkan dirinya lewat joget dan tari. Banyak yang tetap gigih menepikan diri dari hiruk pikuk medsos. 

Ada 1.700 peserta Festival dan Open  Karate Tournament Piala Walikota Malang diselenggarakan di GOR Ken Arok. 

Jumlah peserta yang membludak membuat, panitia kewalahan dalam menyiapkan logistik peserta. Banyak yang kecewa ketika medali ternyata tidak mencukupi untuk dibagikan pada pemenang di hari pertama. 

Sangat dimaklumi kekisruhan ini, mengingat jarak penutupan pendaftaran dan pelaksanaan hanya terpaut 1 Minggu. Dalam kurun 1 Minggu itu, tentu saja untuk event selevel Piala Walikota Malang sangat menyedot banyak minat atlet dari seluruh penjuru Jawa Timur. 

Terlepas dari itu semua, secara umum pelaksana pertandingan selama dua hari berturut-turut telah sejenak menghidupkan semangat bertanding kembali pasca pandemi.

Lebih daripada itu, perputaran ekonomi telah berlangsung. Para penjual atribut karate yang berjajar di luar arena juga penjual makanan dan minuman tak ingin kehilangan moment. 

Dan yang paling utama adalah mengalihkan sejenak generasi Tik Tok ini dengan kegiatan positif yang mengharumkan nama dirinya, ortu, Dojo, dan sekolahnya. 


Salam OSH